Friday, 26 July 2013

Danger!

(c) Kouji Ouji

.
.
.

"Rei-chan~"

Ryugazaki Rei, salah satu pemuda malang bernama seperti perempuan, menoleh ke arah sumber suara. Yang menyapanya adalah rambut berwarna jerami dan deretan gigi rapi yang terbingkai sempurna oleh cengiran lebar. Manik mata merah-coklat berkilat nakal. Rei menyipitkan matanya, curiga.

"Apa?"

"Uuu~ Rei-chan galak sekali~"

Rei menghela napas. Tidak ada gunanya bersikap galak pada teman seangkatannya yang konyol ini. "Apa maumu, Nagisa?"

Saat cengiran di wajah Nagisa semakin lebar, Rei refleks menelan ludah. Insting primitifnya mendadak menyala, membisingkan alarm peringatan akan bahaya. Tiba-tiba ia merasa sudah menanyakan pertanyaan yang seharusnya tidak usah ditanyakan.

"Temani aku belanja."

No comments:

Post a Comment