Shinji (c) Pratiwi F.
__________________________________________________________________________________________________________________________
Warna rambutnya ambigu. Tidak platina seperti kebanyakan orang Rusia, bukan juga pirang seperti rambut seorang cewek berisik blasteran yang dikenalnya. Perak, cenderung putih, namun tidak ada satupun garis wajah pemuda itu yang menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sudah hidup lebih dari setengah dekade. Yang diperhatikan tetap meneguk minumannya sambil sesekali menengok kanan-kiri, kentara sekali bahwa ia orang baru di bar ini.
Shinji menghisap rokoknya dalam-dalam, memenuhi paru-parunya dengan asap karbon beracun. Entah ia sudah bosan, atau memang sedang lelah, namun pekerjaan terakhirnya dengan Andreas cukup untuk membuat pria itu ogah pulang ke rumah. Salah-salah, manusia imortal workaholic yang tinggal di apartemen sebelah memutuskan untuk menggedor pintu rumahnya jam empat pagi hanya karena sejumput petunjuk tentang sisa makhluk percobaan. Bah!
Perhatiannya kembali pada pemuda yang duduk tiga meja darinya, yang kini balas memperhtaikan. Ia bisa melihat mata hijaunya berkilat, memantulkan cahaya kuning-oranye dari penerangan remang-remang. Ada yang asing dari tatapannya, namun Shinji tidak ambil pusing. Peduli setan. Bertemu apa yang disebut orang-orang sebagai alien atau makhluk gaib sudah menjadi makanan sehari-harinya. Ia beranjak dari mejanya, menggamit dua botol bir di jari, dan berjalan menuju meja si pemuda berambut perak.
"Selamat malam," sapanya.
Cukup ramah, pikir Shinji.
"Malam. Boleh aku duduk di sini?" Shinji mengedikkan kepalanya pada kursi kosong di depan si pemuda yang kini mengangguk singkat dan menyingkirkan gelasnya, menyisakan tempat di meja bagi tamu asingnya ini. "Shinji," lanjut Shinji, mengenalkan namanya sembari mengulurkan tangan. Pemuda asing itu menyambut uluran tangannya dan tersenyum tipis.
"Freyr. Freyr Halverg."
WOOOOOOOIIIII ITU SHINJIIII KENAPA JADI SAMA FREYR WOOOOOOIIIIIIIIII!!!!! #gulinggulingmimisan
ReplyDeleteABIS ANDREAS LABIL SIH JADI AJA NYARI YANG SAMA-SAMA PATAH HATI DITINGGAL CEWEKNYA MATI *dan ternyata si ceweknya nggak suka gitu sama mereka sukanya sama orang lain pfffft*
Delete*diinjek Peco*
Weits... sebetulnya Shinji cintanya berbalas kok.... Yuuji yang beda cerita mah, kan Yuuji cuma ngejer Noir-nya doang.... #EHSALAH
DeleteBerarti, ibarat Shinji-Yuuji mengejar Lyra ini sama aja kayak Leon-Freyr ngejar Echo dong?? Harusnya Shinji sama Leon, kan yang cintanya dibalas Echo itu Leon.... Tapi Leon, suka Aka, yah??
*dilempar perisai*
Nah, berarti Leon nantinya ketemu Yuuji. Pas, kan? Sesama masokis sebaiknya saling menutup luka hati masing-masing lah.
Delete*terus ditebas tombak*
Ah, iya juga yah.... Leon sama Shinji kan seme, Freyr dan Yuuji itu uke... ngga boleh seme ketemu seme dan uke ketemu uke, deshou??
Delete*ngubur diri di New World*