"Kau tahu, Degel?"
"Ya?"
Aula Besar sudah kosong. Jam kuno di dinding menunjukkan pukul sebelas malam. Degel yang sejak tadi diseret ke Aula untuk menemani Kardia belajar--menolak mentah-mentah ajakannya untuk belajar di perpustakaan dengan alasan alergi rak buku--kini menatap Kardia bingung.
"Kau tahu?" Ada nada serius yang aneh dalam intonasi Kardia.
"Ya?"
"Kurasa, aku tidak lagi cinta padamu."
.
.
.
bohongbohongbohongBOHONG!!!!!!!!!!!
No comments:
Post a Comment