Tuesday, 19 February 2013

Sweet Treat

Saint Seiya (c) Masami Kurumada
Saint Seiya Lost Canvas (c) Shiori Teshirogi
Saint Seiya Omega (c) Toei Animation


Kling!

Seorang gadis berambut merah muda pastel membuka pintu cafe. Ia tampak ragu ketika memasuki tempat tersebut. Separo badannya masih tertinggal di luar cafe. Banyak wajah yang tidak familiar baginya. Ia celingukan sesaat, mencari sesuatu.

"Sonia?"

Sonia mengalihkan pandangannya pada pria yang barusan memanggil namanya. Matanya melebar ketika melihat sosok pria tersebut.

"Camus!" serunya girang sebelum, akhirnya, benar-benar masuk ke dalam cafe dan segera menuju counter panjang dekat area kerja Camus. "Syukurlah, kupikir aku salah tempat."

Camus tersenyum tipis. "Kau selalu bisa menelepon, kau tahu?"

Sonia nyengir lebar. "Hehehe, aku lupa bawa ponsel."

Camus menghela napas. "Baiklah. Sebagai ucapan selamat dariku karena kau berhasil menemukan tempat ini, pilih saja menu apapun yang kau mau. Kutraktir," ujar sang pemilik cafe sambil mengedipkan mata. Mata Sonia berbinar dan senyum lebar merekah di wajahnya.

"Uh waw! Sungguh?"

Camus mengangguk. "Tentu saja."

"Apapun?" tanya Sonia, mengonfirmasi ulang lagi sementara tangannya sudah menyambar daftar menu dari sampingnya. Camus mengangguk mengiyakan. Buru-buru matanya bergerilya ke barisan huruf dan angka. "Mmmm, aku mau parfait strawberry!"

"Dengan ekstra es krim vanila?"

"Boleh?"

"Tentu saja. Bagaimana?"

Ada kilau yang familiar bagi Camus melintasi mata Sonia dengan cepat. Kilau yang membuatnya tidak bisa berkata 'tidak'. Kilau yang identik dengan....

"Aku juga mau! Parfait cokelat dengan ekstra es krim cokelat dan whip cream!"

"Aku juga! Banana split dengan ekstra es krim strawberry!"

...dengan kilau bocah-bocah kelebihan gula yang sangat ia kenal baik.

No comments:

Post a Comment