Sunday, 18 August 2013

Panduan Bertahan Hidup di Dunia Nyata dan Bagaimana Menjadi Alfa Yang Tidak Ketergantungan Sama Beta, Gamma, Delta, Omega-atauapapunituabjadyunanilainnya : For Dummy

1. Smile. Bukannya senyum kayak orang gila, ngga ada angin ga ada ujan. Setidaknya kalo kamu ngga sengaja tatap-tatapan sama orang asing di tempat umum, cobalah tarik sedikit ujung bibirnya dan senyum tipiiiiiiiiiiiis aja. Senyumnya sampe mata ya tapi, jangan cuma mulut doang.

2. Ketawa saat mereka ketawa, meskipun ngga lucu. Jangan pernah coba ngomong 'naon sih maneh ngebojeg pisan' sama orang yang baru pertama kali ketemu. Beda ceritanya kalo sama orang-orang di zona seenaknya.

3. Be talkative dan attentive. Susah juga ngajak ngobrol orang yang diem mulu. Apalagi sama yang bengong terus.

4. Inget, bahkan di satu kelompok kecil pun ada strata sosialnya. Mulailah dengan orang yang pertama kali kenalan, terus, terus, sampai akhirnya kamu kenal sama top of food chain. Ngga ada salahnya ko, main sama orang-orang di puncak rantai makanan. They're fun people, cuma otak dan mulutnya aja agak sedikit somplak. Orang-orang yang kayak gini yang ngomongnya tajem tapi bener, isi otaknya ada, dan emang mingle ke semua kasta *tsah*.

5. Don't bother with stupid people yang ngomongnya kosong. Orang jaman dulu bilang tong kosong nyaring bunyinya, dan memang bener begitu adanya. Orang-orang yang hobi merepet kayak mercon dan sangat superfisial sekali adalah people yang fun to talk with, karena mereka bener-bener tau gosip dari A sampai Z'''. Informasi bisa dikorek dari mereka, tapi keaktualannya harus dicek ulang.


1 comment:

  1. Nambahin dong :p

    6. Bedakan antara kepo dan berusaha-terlihat-peduli melalui pilihan diksi yang tepat. Rasanya bakal beda ketika lu tanya, "Si itu gimana? Kok bisa kejadian kayak gitu? Lu sendiri udah ngga apa2 sekarang?" dibandingkan, "Si itu gimana? Kejadiannya kayak apa? Lu sendiri gimana ke dia sekarang?" Pilih2 aja mau peduli atau kepo... toh berbuat baik dikiiiiit doang ngga bakal menyiksa.

    7. Kalau suatu saat merasa menyesal karena pada akhirnya lingkungan tidak sesuai yang diharapkan, jangan kecewa dan jangan berusaha mengubah apapun! Balik tanya dan introspeksi, kenapa lu mau masuk lingkaran itu, hingga pada akhirnya lu akan merasa that's the risk and the side effects on being with them so in time you'll bear with it.

    Sementara itu aja. Atau jangan2 ini udah ngga termasuk kategori for dummies?? :p

    ReplyDelete