Saturday, 26 January 2013

Happiness

Disclaimer : GoRA & GoHands

.
.

"Maaf, aku selalu membuatmu melakukan pekerjaan kotor."

Prak.

Ada yang pecah. Kepingnya menyayat, memerih, berdarah. Merah pekat, gelap. Anyir besi menguar di udara, mengambang di atas serpih salju. Lengket dan hangat mengalir deras, jatuh ke atas putih bersih.

"Maaf, Munakata. Kau tidak lagi bisa membantuku."

Lalu, tubuhnya ambruk ke tanah, mendingin, dan perlahan hilang dalam kilau merah membara.

Prak. Prak. Prak.

.
.
.

"Kapten!"

Scepter 4 tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka tatkala sang raja berjalan di jembatan. Gembira kemenangan seolah meluap dan merembes dari setiap pori-pori mereka. Kapten mereka selamat, Sword of Damoscle dari Raja Merah hancur, ditambah darah yang menempel di tangan kanan Munakata. Semuanya hanya mengarah pada satu keadaan.

Raja Merah, Mikoto Suou, sudah mati.

Dan Munakata Reisi sendiri, sang kapten dari Scepter 4, Raja Biru, yang sudah menghabisinya.

Apa ada alasan bagi klan biru untuk tidak merasakan bahagia?

.
.
.

Prak. Prak. Prak. Pr...ak.

.
.
.

Pertanyaannya hanya satu : bagaimana kau bisa merasakan bahagia, kalau dirimu sendiri yang membuat bahagia itu hilang?

No comments:

Post a Comment