Monday, 29 October 2012

Cursed

"Riza ikut ke Bali."

Luca, yang tengah memotong kuku, langsung menghentikan kegiatannya, dan menatap ayahnya yang sedang tidur-tiduran malas di sofa.

"Hah?"

"Iya," Anjar mengonfirmasi. "Riza ikut ke Bali."

"Mas pergi hari apa?"

"Hari Rabu juga. Malemnya."

.
.
.

"Salah sendiri, nggak tegas. Sekarang mah udah nggak kebeli tiketnya."

.
.
.

Detik itu, Luca menyumpah. Keras. Memaki. Dalam hati. Kepada kebijakan fakultasnya yang menyulitkan absensi mahasiswanya sendiri.

No comments:

Post a Comment