"Mau sampai kapan lagi berdusta?"
Luca menoleh ke samping, tidak bisa melihat wajah Reynaldi yang menatapnya galak.
"Mau. Sampai. Kapan. Lo. Bohong. Luce."
Luca menghela napas dan membereskan barang-barangnya, pergi dari tatapan tajam Reynaldi yang tidak menuntut jawaban.
.
.
.
sampai gue akhirnya bisa menjalani hidup sesuai aturan gue sendiri.
No comments:
Post a Comment