Kursi berlengan besar dengan lapisan kulit mewah warna cokelat yang terbuat dari kayu jati kualitas nomor satu adalah salah satu saksi bisu dari kesibukan sang Capo hari ini. Berjam-jam duduk di atasnya, membaca ratusan lembar kertas tentang keamanan kota, menandatangani proposal dari famiglia lain, menerima tamu dari luar kota, atau sekedar bersandar padanya sambil melempar-lemparkan kertas tepat di muka sang bawahan.
Hari yang biasa bagi Gian Carlo, orang nomor satu dari famili CR-5, sang Lucky Dog yang sembarangan sekaligus memikat di saat yang bersamaan, puncak semua keluarga mafia di kota tersebut. Pemuda pirang itu lalu menghela napas panjang, menimbulkan satu garis panjang dari asap cerutu yang tengah diisap, lalu menghempaskan diri ke sandaran empuk kursi sembari menjatuhkan laporan tentang keributan di tengah kota yang disebabkan oleh beberapa pecundang Grave Digger.
"Ngghhh...." geramnya sembari meregangkan tubuh. Sudah hampir seminggu ia dijejali tanpa henti oleh laporan-laporan sepele. Pencurian ikan, pencuri pakaian dalam, keributan di pasar malam, penipuan di bar kecil di pinggir kota, sampai masalah rumah tangga tetangga yang saling lempar piring sampai-sampai salah satunya nyasar ke halaman HQ CR-5 dan memecahkan jendela. Ingin rasanya ia kabur sejenak, ke gereja tua tempatnya berasal atau ke manapun, untuk meredakan tensi darahnya yang sudah cukup tinggi.
Belum lagi, Luchino--sang second in command sekaligus kekasihnya, kini sedang mengurus bisnis famiglia di luar negeri. Kabar terakhir mengatakan ia akan pulang paling lambat sebulan lagi. Begitu juga dengan Bernardo--sahabatnya sejak kecil, yang kini sedang berangkat ke Inggris untuk mengurus hubungan diplomatis dengan mafia sana.
Kesampingkan Giulio--yang kini sedang sibuk menghabisi sisa-sisa GD--atau Ivan--yang sedang entah ada di mana bersama entah wanita mana. Terjebak sendirian di markas dengan ratusan lembar kertas menunggu untuk dibaca dan ditandatangani, hari ini jelas hari yang cukup menyebalkan bagi Gian.
Pandangan matanya yang kemana-mana lalu berhenti di kalender mejanya. Tanda silang terakhir ada pada tanggal 9. Sekarang sedang bulan Oktober. Hari ini berarti tanggal sepuluh Oktober. Gian menghela napas semakin panjang.
"Oh, ya. Hari ulang tahun yang sungguh hebat."
No comments:
Post a Comment