Monday, 1 October 2012

Stranger

"Sam, kita emang udah selesai, tapi ngga gini ceritanya."

"Sejak awal memang nggak pernah ada apa-apa di antara kita, kan? We're clear about that."

"Jadi, lo ga bisa, dong ngeginiin gue hanya dengan alasan we're done?"

Samudra diam dan menutup mulut, menelan semua komentar, dan...diam. Diam dan mendengarkan gadis pendek di hadapannya nyerocos panjang lebar tentang apa yang boleh dan tidak boleh. Samudra gerah. Ingin rasanya ia memotong kalimat Luca, lalu membalikkannya dengan fakta sesuai interpretasinya. Tapi, ia tahu, kalau Luca tidak suka dibantah. Luca suka marah-marah karena hal remeh.

Dan ia, si orang asing, tidak punya hak apapun untuk mencegah Luca melampiaskan segalanya. Toh, dia cuma orang asing, bukan?

No comments:

Post a Comment